
Bursakota.co.id, Natuna – Polres Natuna bersama Pemerintah Daerah, jajaran TNI dan instansi terkait mengikuti giat HUT Polda Kepri ke 18 secara virtual di Rupatama Polres Natuna. Kegiatan ini dilaksanakan serentak bersama Polres Jajaran.
Jumat (03/03) Kegiatan Hari Jadi Polda Kepri ke 18 di mulai dengan arti atau makna dari logo/lambang Polda Kepulauan Riau ” Seligi Sakti Marwah Negeri” dan dilanjut dengan Pemotongan Tumpeng oleh Kapolda Kepri Irjen Pol. Drs Tabana Bangun M.Si.
Seligi adalah alat pembela diri (senjata seperti tumbak berukuran pendek bermata dua) yang digunakan masyarakat Melayu sebelum mengenal keris, senjata ini pertama kali di gunakan oleh 4 Tokoh Melayu yaitu Hang Tuah, Hang Jebat, Hang Lekir dan Hang Kesturi.
Sakti Artinya kekuatan/kelebihan yang bersumber dari Tuhan yang diberikan kepada orang pilihan-Nya. Marwah artinya kehormatan atau jati diri sebuah bangsa atau wilayah.
Negeri artinya wilayah teritorial yang memiliki perangkat penyelenggara pemerintahan dari zaman ke zaman.
Sedangkan untuk rincian gambar dan maknanya, Antan Selodang (antan = mancung/kelopak dan selodang = manggar) adalah bunga kelapa menjelang mekar (sebelum mekar sempurna), bagi masyarakat Melayu diyakini ciptaan Tuhan ini digunakan untuk hal-hal kebaikan dan memiliki kasiat untuk pengobatan serta mengusir roh jahat yang mengganggu manusia.
Air 5 barisan gelombang Air melambangkan Kepulauan Riau merupakan wilayah perairan atau lautan, dan 5 barisan gelombang melambangkan Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Perahu Layar melambangkan Kepulauan Riau yang mayoritas wilayahnya adalah lautan, maka perahu menjadi alat transportasi utama bagi masyarakat.
Jembatan Barelang melambangkan kemajuan Kepulauan Riau dari segi pembangunan dan jembatan sebagai simbul penghubung antar pulau dalam wilayah Kepulauan Riau.
Tepak Sirih (tempat sirih) melambangkan simbul adat dan budaya masyarakat Kepulauan Riau dan Polda Kepri dalam menegakkan hukum tetap memperhatikan adat dan budaya masyarakat Melayu.
Perisai/Tameng sebagai lambang bahwa Polri disamping sebagai penegak hukum juga sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.
Makna warna Warna Kuning melambangkan Kesetiaan kepada Korp Polri dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Warna Hijau Muda melambangkan kesuburan dan semangat yang menggambarkan Polda Kepri senantiasa berupaya untuk mengembangkan kemampuan diri sebagai abdi negara dengan penuh semangat dalam mengemban tugas untuk menjaga wilayah Kepulauan Riau.
Warna Hitam melambangkan keagungan dan kewibawaan yang maknanya bahwa dalam pengabdian Polri senantiasa menjaga kebesaran tugas yang diembannya dengan tetap menjaga kewibawaannya.
Warna Biru Muda melambangkan Polri dalam melaksanakan tugas senantiasa berupaya untuk menciptakan/menjaga suasana yang sejuk/kondusif dengan tetap menjalin kerjasama.
Warna Biru Tua melambangkan keluasan/kelapangan hati setiap insan Polri dalam menghadapi persoalan yang dihadapi dalam mengemban tugasnya.
Warna Putih melambangkan kesucian yang maknanya Polri senantiasa berupaya menjadi abdi negara yang bersih dan berwibawa.
Warna Merah melambangkan keberanian menegakkan hukum yang berlaku dan kebenaran serta menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Kapolres Natuna, AKBP Nanang Budi Santosa, S.I.K mengucapkan selamat HUT Polda Kepri ke 18 tahun.
“di umur yang ke 18 ini semoga Polda Kepri dan Polres jajaran Sampai ke Polsek-Polsek terus dapat memberikan pelayanan dan pengabdian yang terbaik kepada masyarakat, Bangsa dan Negara,” ucap AKBP Nanang Budi.
AKBP Nanang menambahkan, di momentum Hari Jadi ke 18 Polda Kepri ini ia berharap jajaran Polres Natuna untuk selalu meningkatkan pelayanan yang presisi kepada masyarakat guna terciptanya rasa aman di tengah-tengah masyarakat.
“Untuk di Kabupaten Natuna, saya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan seluruh komponen Instansi terkait yang tergabung dalam Forkopimda dan Para Komandan Satuan TNI serta seluruh elemen masyarakat, terimakasih atas senantiasa terjaganya situasi yang aman, damai dan sejuk di wilayah Ujung Utara Indonesia ini,” tutupnya. (Bk/Hms)