Bursakota.co.id, Natuna – Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Natuna, memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Basarnas ke 50, dihalaman Kantor SAR Natuna, Jalan H. Adam Malik, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, Selasa (01/02/2022) pagi.
“Kegiatan upacara HUT Basarnas kita laksanakan terbatas mengingat masih dalam situasi pandemi, ” ujar Mexianus Bekabel, saat menyampaikan amanatnya.
HUT ke 50 kali ini bertema, “Berakhlak Berorientasi Pelayanan Akuntabel Kompeten Harmonis Loyal Adaptif Kolaboratif” dengan diikuti oleh seluruh pegawai, pejabat, CPNS, serta beberapa potensi SAR, AJOI dan PWI Natuna.
Mexi mengatakan, di usia ke-50 seluruh jajaran Basarnas Natuna, harus selalu siap dan mampu melaksanakan tugas dengan cepat, amanah dan tepat dalam rangka menuju Indonesia Maju.
“Pada hari ini, kita masih diberikan nikmat kesehatan, lahir dan batin, untuk melaksanakan upacara peringatan hari ulang tahun badan nasional pencarian dan pertolongan atau basarnas yang ke-50,” ucapnya.
Jejak-jejak perjalanan setengah abad Basarnas dari masa ke masa telah melalui berbagai dinamika.
Tantangan dan rintangan mampu dihadapi sehingga memperkokoh fondasi Basarnas sebagai lembaga pemerintah yang terpercaya melaksanakan sebagian tugas pemerintah di bidang SAR.
Basarnas bekerja sesuai Undang-undang nomor 29 tahun 2014 tentang pencarian dan pertolongan.
Tugas utama basarnas adalah menyelenggarakan operasi pencarian, penyelamatan, pertolongan, dan evakuasi pada kecelakaan, bencana, dan kondisi membahayakan manusia di seluruh wilayah negara kesatuan republik indonesia. sebuah tugas yang penuh tantangan, keseriusan, dan tanggung jawab yang besar.
“Kita semua menyadari, bahwa kecelakaan, bencana, dan kondisi membahayakan manusia memiliki sifat unpredictable atau tidak dapat kita prediksi sebelumnya. karena itulah, kita melaksanakan siaga 24 jam nonstop dan melaksanakan operasi sar dengan cepat, respon cepat itu mutlak kita perlukan demi menyelamatkan jiwa saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” kata Mexi.
Keberhasilan penyelenggaraan operasi sar memadukan berbagai komponen yang terangkum dalam empat (4) pilar utama.
Yang pertama adalah sumber daya manusia yang mumpuni. Selama ini, kita terus berusaha meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang kita miliki, terutama para rescuer sebagai ujung tombak dalam penyelenggaraan operasi sar.
Kedua, sarana prasarana yang memadai. basarnas senantiasa meningkatkan sarana prasarana maupun peralatan sar yang relevan dengan perkembangan zaman. Peralatan-peralatan yang user friendly dan bertehnologi kekinian untuk memudahkan kinerja kita.
Ketiga, dukungan dari potensi SAR, kareba Basarnas tidak dapat bekerja sendiri. Selama ini memegang peran krusial dalam pelaksanaan operasi SAR.
Dan yang keempat adalah publikasi. p
Publikasi menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan SAR. Publikasi yang dikelola dengan baik akan meningkatkan reputasi dan citra positif institusi di mata publik.
Sebaliknya, jika publikasi yang buruk, lambat laun akan merusak kepercayaan masyarakat yang sudah terbangun selama ini.
Jejak-jejak keberhasilan dalam berbagai penyelenggaraan operasi SAR, selama ini telah menghadirkan kepercayaan yang besar dari masyarakat.
Tidak hanya dari dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri. Reputasi tersebut harus kita pertahankan. Tidak hanya itu, kredibilitas Tim SAR juga diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan nasional.
Dengan Tim SAR yang handal diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam melaksanakan segala aktivitasnya. Karena itulah, tema basarnas emas tahun ini adalah “cepat tanggap untuk indonesia maju”.
Pada kesempatan itu Mexi memaparkan, bahwa Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo saat membuka rapat kerja nasional basarnas tahun 2022 beberapa waktu lalu, mengapresiasi kinerja basarnas selama ini.
Kata Mexi, Presiden juga memberikan pesan-pesan diantaranya, harus menciptakan inovasi-inovasi sesuai perkembangan tehnologi kekinian.
Selain itu juga diharuskan meningkatkan kapabilitas dan kompetensi Tim SAR, koordinasi intensif dan kolaburasi dengan potensi sar. menggiatkan sar preventif dan mitigasi, serta membangun budaya sar di masyarakat.
Orientasi dari pesan Presiden tersebut agar dalam implementasinya, basarnas dapat memberikan pelayanan sar yang yang optimal kepada masyarakat yang mengalami kedaruratan pada kecelakaan, bencana, dan kondisi membahayakan manusia.
Tantangan ke depan akan semakin kompleks. Oleh sebab itu, laksanakan tugas dengan rasa tanggung jawab. mengerti tugasnya, mengerti apa yang harus dilakukan, dan mengerti kapan harus mengerjakannya.
“Saya juga meminta agar seluruh pegawai di lingkungan basarnas berintegritas, yaitu memiliki interest terhadap kedinasan yang lebih besar dibanding dengan interest pribadinya, serta melaksanakan tugas kedinasan dengan baik, apakah diawasi atau tidak diawasi,” pinta Mexi.
Dalam giat itu pula Basarnas Natuna, telah mendapatkan juara tiga dalam kategori kesiapan sarana dan prasarana. (dika)