Peremajaan Kebun Kelapa, Peluang Ekonomi Masa Depan Petani Natuna

0
50
Ket Foto : Salah satu kebun kelapa milik masyarakat Natuna

Natuna memiliki potensi besar dalam sektor perkebunan kelapa. Dengan luasnya lahan dan kondisi tanah yang mendukung, peremajaan kebun kelapa menjadi peluang ekonomi masa depan bagi para petani di daerah ini.

Hal ini menjadi perhatian serius bagi Bupati Natuna, Cen Sui Lan, yang berkomitmen untuk mendukung program ini demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Saat menghadiri safari Ramadhan di Kecamatan Bunguran Selatan, Cen Sui Lan menegaskan bahwa dirinya akan mengawal berbagai usulan yang disampaikan, termasuk kebutuhan air bersih dan bantuan untuk sektor pertanian.

Salah satu langkah konkret yang telah dilakukan adalah menghubungi Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR guna mengaktifkan Embung Sebayar. Embung ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat Pulau Bunguran, termasuk para petani.

“Saya sudah perintahkan dinas terkait untuk segera menyiapkan data-data yang diperlukan agar pengaktifan Embung Sebayar bisa segera direalisasikan. Semoga ini bisa menjadi solusi bagi kebutuhan air bersih masyarakat,” ujar Cen Sui Lan, Sabtu 8 Meret 2025.

Selain air bersih, ia juga menekankan pentingnya peremajaan kebun kelapa. Pemerintah daerah berupaya memberikan pendampingan bagi petani, termasuk dalam hal bantuan bibit dan pupuk.

Menurutnya, kelapa adalah komoditas yang sangat menjanjikan di masa depan.

“Ayuk kita tanam kelapa, karena permintaan kelapa di tingkat nasional dan internasional sangat tinggi. Natuna harus bisa mengambil bagian dalam pemenuhan kebutuhan kelapa ini,” ajaknya.

Ia juga optimistis bahwa jika produksi kelapa di Natuna meningkat secara signifikan, maka peluang untuk mendirikan pabrik pengolahan kelapa di daerah ini semakin terbuka.

“Kalau produksi kelapa cukup, ke depan bisa saja ada pabrik kelapa di sini. Yang penting, kita genjot dulu produksinya. Saya lihat selama ini kelapa hanya diambil santannya saja, padahal banyak sekali yang bisa diolah dari kelapa,” katanya.

Di samping mendorong sektor perkebunan, Cen Sui Lan juga mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat guna menekan angka stunting. Menurutnya, peningkatan ekonomi masyarakat dan kebersihan lingkungan harus berjalan beriringan agar kesejahteraan masyarakat semakin baik.

“Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan, karena kebersihan itu sebagian dari iman. Jika ekonomi membaik, maka gizi masyarakat pun meningkat, dan stunting bisa kita tekan,”pungkasnya.

Program peremajaan kebun kelapa ini diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi petani Natuna serta mendorong daerah ini menjadi salah satu sentra penghasil kelapa di Indonesia.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini