Bupati Asahan Ikuti Rakor Presiden dengan Kepala Daerah di Indonesia Secara Virtual

0
56

Bursakota.co.id, Asahan – Bupati H. Surya, BSc bersama Forkopimda Kabupaten Asahan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Secara Virtual oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, dengan Kepala Daerah di Indonesia, di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Rabu (28/04/2021).

Dalam Rakor tersebut Bupati Asahan H. Surya Bsc, didampingi Unsur Forkopimda diantaranya, Kajari Asahan Aluwi SH. Waka Polres Asahan, Kompol Sri Juliani Siregar SH. Dandim 0208/AS Letkol Inf Sri Marantika Beruh S.Sos. Danlanal TBA, Sekretaris Daerah Jhon Hardi Nasution M. Si, dan para Asisten.

Presiden Ir. H. Joko Widodo, dalam pengarahanya menegaskan, bahwa pertemuan di sore hari ini membahas terkait Covid-19 dan perekonomian.

Presiden juga memberi gambaran terkait perkembangan Covid-19 di India. Sebagaimana diketahui, kurva perkembangan Covid-19 di India mulai bulan November hingga Januari berhasil melandai. Dalam kurun waktu tersebut, Menteri Kesehatan di India pernah menyampaikan bahwa kunci kurva tersebut dapat menurun yaitu dengan melakukan Lockdown. Namun Akhir – akhir ini, terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 di India yang sangat meningkat hingga mencapai 350.000 perhari.

Untuk libur panjang Idul Fitri, Presiden berharap agar lebih berhati-hati, karena tahun lalu ada 4 kali libur panjang dan kenaikan kasus Covid-19 melonjak. Maka dari itu, diharapkan kepada setiap Kepala Daerah untuk turut serta mensosialisasikan himbauan larangan mudik kepada masyarakat.

“Saya ingat betul pada bulan Januari, kita pernah mencapai angka 14.000 sampai 15.000 kasus positif Covid-19 perharinya. Untuk itu, disiplin protokol kesehatan harus diterapkan lebih ketat kepada masyarakat. Pemerintah daerah dan Forkopimda diharapkan untuk turut dapat menegakkan disiplin protokol kesehatan di daerahnya, sehingga kenaikannya tidak seperti tahun lalu,” Tegas Presiden.

Presiden Jokowi mengatakan, bahwa target pertumbuhan ekonomi di tahun 2021 ini sebesar 4,5% – 5,5% dan mulai bulan Maret hingga April ini perekonomian kita sudah menuju normal kembali. Hal tersebut dapat kita capai dan sangat tergantung pada pertumbuhan ekonomi kuartal kedua di tahun 2021 ini.

“Kalau kita dapat menekan angka covid-19 tanpa membuat guncangan di perekonomian nasional, tentunya target ini dapat tercapai. Oleh sebab itu saya mengajak kepada seluruh provinsi, kabupaten dan kota, agar turut dapat bersinergi terkait hal ini. Pemerintah Daerah agar menyegerakan belanja APBD. Selain itu, Bansos dan bantuan BLT juga harus segera tersalurkan seluruhnya,” Ujar Presiden.

Rapat tersebut ditutup dengan pengarahan dari Presiden terkait investasi. Presiden menegaskan agar masyarakat dipemudah dalam pelayanan, terutama yang berkaitan dengan perizinan, karena kunci pertumbuhan ekonomi tentunya sangat tergantung sekali kepada investasi.

Laporan : Jamal

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini