
Bursakota.co.id, Anambas – Taman Batu Belah Bertuah milik Pemerintah Desa (Pemdes) Batu Belah di resmikan langsung oleh Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, Kamis (18/05/2023).
Dalam sambutannya Kepala Desa Batu Belah Babandi, menyampaikan tujuan utama di bangunnya taman ini merupakan, komitmen dari Pemerintah Desa serta didukung oleh masyarakat Desa Batu Belah dalam rangka mendukung kabupaten kota layak anak.
Lanjutnya taman yang merupakan suatu kebanggaan bangunan yang megah tersebut, disamping itu juga, merupakan akses untuk mempermudah masyarakat Desa Batu Belah dalam menyenangkan hati anak-anaknya.
“Sebelumnya kami pak bupati untuk menyenangkan hati anak-anak, para orang tua harus menyeberang dulu ke Temburun, yang pasti tujuannya taman bermadah,” ucap Baban.
Dirinya menjelaskan, bahwa jika ke taman bermadah hal utama yang akan menjadi beban yaitu tentunya pastilah biaya roro, selain itu juga keselamatan dalam perjalanan dan waktu yang akan terbuang dari orang tua untuk anak. Dan atas pertimbangan itu Pemdes serta atas dukungan dari masyarakat berkomitmen untuk membangun taman ini mulai dari pengganggaran di tahun 2022 dan dilanjutkan lagi di tahun 2023.
“Di tahun 2022 pertama kami menganggarkan untuk pembangunan yaitu pagar, tanaman dan tembok beserta lukisan, seingat saya, lebih kurang anggarannya itu seratus dua puluh enam juta, kemudian di tahun ini 2023 kami anggarkan lagi untuk wahana permainannya sekitar seratus lebih juta jadi komplit taman ini memakan anggaran selama dua tahun, lebih kurang dua ratus lima puluh juta ini murni dari dana desa pak bupati,” jelasnya.
“Alhamdulillah atas kerja sama dengan masyarakat barangnya sudah jadi, dan saya juga selaku kepala desa menitipkan pesan kepada masyarakat Desa Batu Belah karena ini adalah milik kita bersama maka dari itu mari kita bersama-sama untuk menjaga dan kita rawat,” pesan Baban.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris dalam pidatonya mengapresiasi atas terbangunnya Taman Batu Belah Bertuah oleh Pemdes Batu Belah, karena di Indonesia ini tidak semua para kepala desa dan desa juga memberikan perhatian besar buat desanya dan masyarakatnya.
“Oleh karena itu, ya kita patut bersyukur dan berterima kasih kepada kepala Desa Batu Belah dan juga masyakarat Desa Batu Belah, yang dimana hari ini bisa berinovasi untuk mengembangkan membangun desanya serta memberikan kesejahteraan kepada masyarakatnya,” ucap Haris.
Dirinya menyebutkan, bahwa tidak semua yang punya image, manajemen membangun suatu daerah desanya itu betul-betul fokus dan betul-betul dia ingin bagaimana desa itu tumbuh dan berkembang dengan baik.
“Ini saya kira menjadi catatan kita bersama, semua itu juga kalau tidak di dukung oleh masyarakat maka tidak akan mungkin bisa terlaksana dengan baik,” sebutnya.
“Ya untuk Desa Batu Belah Alhamdulillah, dengan program yang begitu banyak dan juga secara realitanya, kita dapat buktikan, saksikan dan langsung bisa kita rasakan manfaatnya salah satu contoh terbangunnya taman Batu Belah Bertuah ini,” tambah Abdul Haris.
Haris juga mengatakan, dalam membangun suatu negara, pemerintah, daerah bahkan sampai ke desa yang dimana dengan sistem aturan dan anggaran hari ini desa secara otonom mereka mendapatkan beberapa sumber anggaran, baik itu dari pusat dan daerah. Karena dia memiliki sistem otonomi desa, maka desa bisa menggunakan anggaran itu untuk memanfaatkannya kepada masyarakat.
“Ini kalau menunggu APBD saya kira entah kapan akan dapat di bangun karena APBD juga terbatas, kabupaten juga banyak yang mau di bangun di 52 desa dari 2 kelurahan, tapi dengan bijaksananya kepala desa Alhamdulillah atas dukungan masyarakat terbangunlah salah satunya taman ini,” kata Bupati Kepulauan Anambas.
Selain itu ia menuturkan, karena tadi sabar dalam membangun ini dan secara bertahap Dan Alhamdulillah untuk tingkat desa ini sudah luar biasa mewahnya dan hebatnya apa lagi nantinya untuk Anambas dapat bersaing dengan kabupaten kota lainnya dalam program kota layak anak atau kabupaten layak anak.
“Ini adalah salah satu unsur mendorong bahwa kabupaten layak anak di kepulauan Anambas nantinya bisa di jadikan indikator penilaian pemerintah pusat maupun provinsi,” tuturnya.
Terakhir dirinya juga berharap Desa Batu belah ini dapat menjadi contoh untuk desa-desa yang lainnya, dan dapat meneruskan program-program serta mengembangkan inovasi-inovasi untuk membangun desa.
“Jika setiap desa seperti ini kan nyaman dan orang yang berpergian kedesa-desa juga akan melihat bagusnya desa itu, bahkan orang luar pun jika sekali-kali ke Anambas ini akan terpesona melihat pembangunan di Anambas, Pak Kades saya harap seperti bantuan insentif para guru TPQ itu harus di komitmenkan untuk memberikan yang terbaik para guru-guru ngaji ini,” pesannya Abdul Haris. (Bk/Jun).